DALAM PUISI ADA SEJARAH

November 20, 2008

Musim Yang Kembali Bernama

Diarsipkan di bawah: puisi — Agung Krisnanto @ 1:15 am
Tags:

Pada musim yang tak lagi bernama

Karena sudah tak hiraukan waktu 

Untuk terik atau derasnya hujan 

 

Kita bangun sebuah rumah 

Di tepi danau yang tak pernah kering 

Oleh musim yang sungguh egois 

 

Di dalamnya kita bersama merajut berkah 

Dengan sabar dan teliti mencari makna 

Hingga musim itu kembali bernama

 

Jakarta, Juni 2008

untuk undangan pernikahanku

Belum Ada Tanggapan »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah tanggapan

Blog pada WordPress.com.