Kamu tersenyum Beberapa saat setelah tertidur Sepertinya ada seseorang di sana Pada batas kesadaranmu Mungkin itu adalah orang yang sama Dengan yang ayahmu lihat Waktu aku masih seumurmu, Di sebuah rentang waktu kemurnian Aku terus mengusap punggungmu Sampai kamu benar tertidur Ini tugas ayahmu, Nak Mengantarmu pada genggaman Illahi Hanya usapan yang aku tahu Untuk mengantarmu ke sana Ayahmu ini terlalu berat kakinya Untuk terbang bersamamu
Gung, apa kabar? lama ya kita gak saling kunjung.
Masih sering ber-MP kah? saya sudah lama tuh absen dari sana.
Komentar oleh syaifuddin sayuti — Oktober 5, 2011 @ 12:43 pm
Iya nih, Bang…kegiatan blogging lagi tiarap. DI MP juga cuma baca2 sambil sekali-kali kirim quick note.
Komentar oleh Agung Krisnanto — November 7, 2011 @ 3:45 am